Magelang, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Magelang menggelar Pelatihan Manajemen Reputasi Digital Organisasi pada hari ini di SMK Muhammadiyah 2 Muntilan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur Organisasi Otonom (Ortom) tingkat daerah serta Pimpinan Cabang Muhammadiyah se-Kabupaten Magelang.
Pelatihan ini diselenggarakan sebagai respons atas tantangan era digital yang menuntut organisasi untuk mampu mengelola citra dan kepercayaan publik secara profesional. Reputasi digital dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga eksistensi dan keberlanjutan organisasi, khususnya di tengah arus informasi yang cepat dan terbuka.
Ketua PDM Kabupaten Magelang, Muhammad Nasirudin, dalam sambutannya menegaskan bahwa pengelolaan reputasi digital merupakan kebutuhan strategis bagi seluruh struktur Muhammadiyah. Ia menyampaikan secara langsung,
“Reputasi organisasi hari ini tidak hanya dibangun dari kerja nyata di lapangan, tetapi juga dari bagaimana kita menyampaikan informasi dan merespons isu di ruang digital.”
Ia juga menekankan bahwa media digital harus dimanfaatkan sebagai sarana dakwah dan pelayanan umat yang mencerahkan. Namun, menurutnya, pemanfaatan tersebut harus diimbangi dengan etika komunikasi, kejelasan pesan, serta koordinasi yang baik antarstruktur organisasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
Baca Juga: Brand Guideline Muhammadiyah: Membangun Identitas Visual Gerakan Islam Berkemajuan
Secara tidak langsung, Muhammad Nasirudin mengingatkan bahwa setiap kader Muhammadiyah memiliki peran dalam menjaga nama baik persyarikatan. Keaktifan di media sosial, menurutnya, perlu disertai dengan tanggung jawab moral dan pemahaman literasi digital yang memadai.
Pelatihan Manajemen Reputasi Digital Organisasi ini diikuti dengan antusias oleh peserta dari Ortom tingkat daerah dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah se-Kabupaten Magelang. Materi yang disampaikan meliputi strategi komunikasi digital organisasi, pengelolaan media sosial resmi, mitigasi krisis reputasi, serta pentingnya konsistensi narasi dalam membangun kepercayaan publik.
Melalui pelatihan ini, PDM Kabupaten Magelang berharap seluruh unsur Muhammadiyah di daerah mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi tanpa meninggalkan nilai-nilai persyarikatan. Penguatan reputasi digital diharapkan menjadi bagian integral dari gerakan dakwah Muhammadiyah yang berkemajuan dan berorientasi pada kemaslahatan umat.