MUNTILAN – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Muntilan menerima kunjungan silaturahmi sekaligus studi tiru dari Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Pulutan, Wonosari, Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan yang berlangsung khidmat pada Ahad (10/05/2026) ini dipusatkan di kompleks SD Muhammadiyah Gunungpring sebagai pusat observasi keunggulan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).
Rombongan dari Wonosari yang terdiri atas jajaran pleno dan pengelola unit usaha tersebut disambut hangat oleh pimpinan pleno PCM Muntilan. Kunjungan ini bertujuan untuk memotret manajemen organisasi dan strategi pengembangan dakwah yang telah diimplementasikan di wilayah Muntilan.
Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua PCM Muntilan, Miftahudin. Dalam pidatonya, ia menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan organisasi Muhammadiyah tidak terlepas dari komitmen dalam menjaga kepercayaan umat dan profesionalitas pengurus.
“Kami menyambut hangat kehadiran saudara-saudara dari PRM Pulutan. Di Muhammadiyah, tidak ada istilah kompetisi, yang ada adalah fastabiqul khairat atau berlomba-lomba dalam kebaikan. PCM Muntilan selalu membuka pintu selebar-lebarnya untuk saling berbagi praktik baik demi kemajuan dakwah persyarikatan secara kolektif,” tegas Miftahudin dalam sambutannya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua PRM Pulutan Wonosari, Iskandar, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan PCM Muntilan. Iskandar menyatakan bahwa alasan utama mereka memilih Muntilan sebagai destinasi studi tiru adalah reputasi pengelolaan AUM-nya yang sudah mapan dan diakui secara nasional, khususnya di bidang pendidikan dasar. Ia berharap kunjungan ini mampu memberikan perspektif baru bagi pengurus ranting dalam menggerakkan potensi lokal di Wonosari.
Baca Juga: Milad ke-57 SD Mugu Muntilan: Rayakan Semangat “Healthy and Happy” Lewat Ragam Aktivitas
Kegiatan inti studi tiru ini dibagi menjadi tiga sesi presentasi materi yang membedah aspek strategis pengelolaan PCM Muntilan:
1. Sektor Pendidikan: Keunggulan Sekolah Sesi pertama memaparkan manajemen pendidikan yang dipusatkan pada keberhasilan SD Muhammadiyah Gunungpring. Peserta mendalami bagaimana sekolah mampu mengintegrasikan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dengan keunggulan akademik serta inovasi ekstrakurikuler yang menjadi magnet bagi masyarakat luas.
2. Sektor Kesehatan: Manajemen RSUA Muntilan Pada sesi kesehatan, fokus bahasan tertuju pada pengelolaan Rumah Sakit Umum Aisyiyah (RSUA) Muntilan. Presentasi ini menjelaskan bagaimana sinergi antara persyarikatan dengan amal usaha kesehatan dapat berjalan selaras, sehingga mampu memberikan layanan medis yang bermutu sekaligus menjadi instrumen dakwah sosial yang efektif.
3. Sektor Ekonomi: Inovasi FurnitureMu Aspek ekonomi menjadi bahasan penutup yang menarik perhatian. Melalui unit usaha FurnitureMu, PCM Muntilan berbagi strategi mengenai kemandirian finansial organisasi. Pemateri menjelaskan bahwa pengelolaan bisnis furnitur yang profesional mampu menjadi sumber pendapatan yang signifikan guna menopang berbagai kegiatan dakwah dan operasional organisasi di tingkat cabang.
© MPI PCM Muntilan