MILAD KE-8 SMA TARUNA MUHAMMADIYAH GUNUNGPRING: SATU WINDU MENGUKIR JEJAK MEMPERKUAT KOMPETENSI SDM MENUJU SEKOLAH UNGGUL

Milad Ke-8 SMA TarunaMu

Gunungpring, 4 Juli 2026 – Alhamdulillahirabbil ’alamin. Rasa syukur kepada Allah SWT menyelimuti keluarga besar SMA Taruna Muhammadiyah Gunungpring dalam peringatan Milad ke-8 yang diselenggarakan pada Sabtu (4/7/2026). Milad yang telah menjadi agenda tahunan ini kembali dilaksanakan secara sederhana, namun penuh kekeluargaan, kehangatan, dan makna. Kesederhanaan tersebut justru menjadi pengingat bahwa perjalanan besar selalu dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan dengan penuh keikhlasan.

Mengusung tema “Memperkuat Kompetensi SDM sebagai Langkah Strategis Menuju Sekolah Unggul,” kegiatan dihadiri oleh guru, tenaga kependidikan, musyrif-musyrifah, pamong, tenaga keamanan, Komite Sekolah, Pimpinan Ranting Muhammadiyah Gunungpring, Pimpinan Ranting Aisyiyah Gunungpring, narasumber, serta tamu istimewa, yaitu Alumni Taruna Muhammadiyah Angkatan 01. Rangkaian acara dimulai dengan tilawah Al-Qur’an yang dibacakan oleh Ustaz Fadhel, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Sang Surya, dan Mars Taruna Muhammadiyah, dilanjutkan sambutan-sambutan, penguatan materi, penyerahan penghargaan kepada Alumni TM 01, doa Milad oleh Ustaz Zuhri, ramah tamah, pemutaran video perjalanan sekolah, hingga games kebersamaan.

Tahun ini menjadi momentum yang sangat istimewa karena SMA Taruna Muhammadiyah Gunungpring genap memasuki usia satu windu. Delapan tahun merupakan perjalanan panjang yang dipenuhi perjuangan, doa, pengorbanan, dan kolaborasi banyak pihak. Dari sekolah yang memulai langkah dengan segala keterbatasan, kini SMA Taruna Muhammadiyah Gunungpring terus tumbuh menjadi sekolah yang dipercaya masyarakat. Alhamdulillah SMA tarunaMu mendapat amanah sebagai Sekolah Unggul Madya oleh Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Sekolah Model oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah Dwi Ehwanto, S.Pd., M.Pd., Gr. mengajak seluruh keluarga besar sekolah menjadikan Milad sebagai momentum muhasabah sekaligus memperbarui semangat untuk terus bertumbuh. Beliau mengajak seluruh hadirin memaknai angka delapan yang menjadi simbol usia sekolah tahun ini. Angka delapan, ketika direbahkan, membentuk simbol tak hingga (∞), yang melambangkan semangat belajar tanpa batas, berinovasi tanpa henti, dan terus menebarkan manfaat bagi umat. Delapan juga menjadi lambang keseimbangan antara kekuatan iman, ilmu, karakter, dan pengabdian yang harus dimiliki oleh seluruh warga sekolah.

“Satu windu bukanlah garis akhir, melainkan pijakan baru untuk melangkah lebih tinggi. Kita ingin terus bertumbuh, memperkuat kompetensi sumber daya manusia, memperkuat budaya sekolah, dan memberikan pelayanan pendidikan terbaik. Sekolah unggul bukan hanya dibangun oleh gedung yang baik, tetapi oleh manusia-manusia yang terus belajar, terus memperbaiki diri, dan bekerja dengan penuh keikhlasan,” ungkap beliau.

Beliau menegaskan bahwa tema Milad tahun ini sejalan dengan hasil Rapat Kerja sekolah, yaitu memperkuat kompetensi seluruh sumber daya manusia sebagai strategi utama menuju sekolah unggul. Guru, tenaga kependidikan, musyrif, musyrifah, pamong, hingga seluruh unsur pendukung sekolah harus terus berkembang menjadi insan yang profesional, adaptif, berkarakter Islami, dan mampu menghadirkan pembelajaran yang memuliakan setiap peserta didik.

Ketua Pimpinan Ranting Aisyiyah Gunungpring, Ibunda Bina, turut menyampaikan ucapan selamat Milad kepada seluruh keluarga besar SMA Taruna Muhammadiyah Gunungpring. Beliau mengapresiasi dedikasi para ustaz dan ustazah yang setiap hari membersamai taruna dan taruni dengan penuh kasih sayang dan keikhlasan.

Beliau juga menegaskan bahwa Aisyiyah akan terus menjadi mitra strategis sekolah. Salah satu bentuk nyata dukungan tersebut diwujudkan melalui pendampingan di bidang gizi. Mulai dari sarapan, makan siang, hingga makan malam para taruna dan taruni disiapkan oleh ibu-ibu Pimpinan Ranting Aisyiyah Gunungpring. Menurut beliau, makanan yang sehat dan bergizi merupakan bagian dari ikhtiar mencetak generasi yang sehat jasmani, kuat rohani, serta siap menerima ilmu dengan optimal.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Gunungpring, Ustaz Rohmad, memberikan motivasi agar seluruh keluarga besar sekolah tetap mantap dalam menapaki jalan menuju sekolah unggul. Beliau menyampaikan bahwa usia delapan tahun merupakan fase penting untuk memperkokoh pondasi yang telah dibangun. Keunggulan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari budaya kerja yang disiplin, pelayanan yang berkualitas, pembelajaran yang bermakna, serta akhlak seluruh warga sekolah. Beliau mengajak seluruh guru dan karyawan untuk terus menghidupkan budaya SIAP (Semangat, Integritas, Amanah, dan Profesional) sebagai identitas SMA Taruna Muhammadiyah Gunungpring dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Penguatan utama disampaikan oleh Drs. H. Jumari, M.Pd., Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, yang mengajak seluruh peserta menjadikan Milad sebagai momentum memperkuat iman dan meningkatkan kualitas pengabdian. Beliau menguraikan kandungan Surah Al-Hujurat ayat 15 yang memuat tiga karakter utama seorang mukmin. Pertama, beriman kepada Allah SWT sebagai landasan seluruh aktivitas kehidupan. Kedua, tidak ragu-ragu dalam menjalankan amanah dan perjuangan. Ketiga, berjuang di jalan Allah dengan harta dan diri, yang bagi seorang pendidik diwujudkan melalui pengorbanan waktu, tenaga, pikiran, dan keikhlasan dalam mendidik generasi penerus.

Beliau kemudian mengaitkan pesan tersebut dengan kandungan Surah Al-’Ashr yang sangat relevan bagi pengembangan sekolah. Pertama, pentingnya manajemen waktu; setiap program harus direncanakan dengan baik, dilaksanakan secara disiplin, dan dievaluasi secara berkelanjutan. Kedua, jangan menjadi orang yang masbuk dalam menangkap peluang. Sekolah harus peka terhadap setiap kesempatan untuk berkembang melalui inovasi, kolaborasi, dan pemanfaatan teknologi. Ketiga, jadilah unggul tanpa menyakiti. Keunggulan harus dibangun melalui sinergi, saling menguatkan, dan berlomba-lomba dalam kebaikan, bukan dengan menjatuhkan pihak lain.

Di akhir penyampaian materi, beliau mengingatkan bahwa guru sebagai ujung tombak pendidikan harus senantiasa menguatkan empat kompetensi utama, yaitu kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Keempatnya menjadi bekal penting untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas sekaligus melahirkan generasi yang berakhlak mulia.

Salah satu momen paling spesial dalam Milad ke-8 tahun ini adalah kehadiran kembali Alumni Taruna Muhammadiyah Angkatan 01, angkatan pertama yang oleh keluarga besar sekolah dengan penuh kebanggaan disebut sebagai Hawariyyun.

Sebutan tersebut memiliki makna yang sangat dalam. Hawariyyun adalah para penolong perjuangan. Mereka adalah orang-orang yang hadir ketika sekolah ini baru berdiri, ketika belum banyak yang mengenal, ketika fasilitas masih terbatas, dan ketika masa depan sekolah masih menjadi sebuah harapan. Mereka memilih percaya, melangkah, dan menjadi bagian dari sejarah.

Dari angkatan inilah lahir 12 lulusan pertama SMA Taruna Muhammadiyah Gunungpring. Mereka bukan sekadar alumni pertama, tetapi para pelopor yang membuka jalan bagi hadirnya ratusan taruna dan taruni pada angkatan-angkatan berikutnya. Keberanian mereka memilih SMA Taruna Muhammadiyah Gunungpring menjadi pondasi yang tidak ternilai bagi perjalanan sekolah hingga memasuki usia satu windu.

Sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan terima kasih, sekolah menyerahkan Sertifikat Penghargaan kepada seluruh Alumni TM 01. Sertifikat tersebut merupakan amanat dari Ustaz Hima Sugiyarto, Kepala Sekolah pertama SMA Taruna Muhammadiyah Gunungpring, sebagai bentuk penghargaan kepada angkatan pelopor yang telah menjadi bagian penting dalam sejarah sekolah. Sertifikat tersebut ditandatangani oleh beliau bersama Ustaz Dr. H. Tafsir, M.Ag., Ketua Umum Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, sehingga menjadi simbol penghormatan dari Persyarikatan Muhammadiyah atas dedikasi dan keberanian para alumni Angkatan 01.

Dalam suasana yang penuh haru, Kepala Sekolah menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya kepada seluruh Alumni Hawariyyun.

“Terima kasih kepada TM 01. Kalian adalah Hawariyyun kami. Kalian hadir ketika sekolah ini masih merintis, memilih tetap percaya ketika jalan perjuangan masih panjang. Hari ini kami ingin menyampaikan bahwa perjuangan itu tidak pernah sia-sia. Apa yang kalian tanam delapan tahun yang lalu kini mulai tumbuh dan terus berkembang. Jejak kalian akan selalu menjadi bagian dari sejarah SMA Taruna Muhammadiyah Gunungpring dan menjadi inspirasi bagi adik-adik taruna untuk terus menjaga semangat perjuangan, keberanian, dan pengabdian.”

Tepuk tangan panjang dari seluruh hadirin mengiringi penyerahan penghargaan tersebut. Banyak yang merasakan bahwa momen itu bukan sekadar seremoni, melainkan perjumpaan antara sejarah, perjuangan, dan harapan. Semua yang hadir seakan diingatkan bahwa sekolah besar dibangun bukan hanya oleh gedung dan fasilitas, tetapi oleh orang-orang yang memiliki keyakinan, keberanian, serta kesetiaan dalam membersamai setiap prosesnya.

Memasuki usia satu windu, SMA Taruna Muhammadiyah Gunungpring semakin mantap melangkah menuju masa depan. Dengan semangat memperkuat kompetensi sumber daya manusia, membangun budaya kerja yang profesional, mempererat sinergi bersama Persyarikatan, Aisyiyah, komite, alumni, orang tua, dan masyarakat, sekolah optimistis mampu mewujudkan cita-cita sebagai sekolah unggul yang melahirkan generasi beriman, berilmu, berkarakter, dan berkemajuan. Milad ke-8 bukanlah akhir sebuah perjalanan. Ia adalah awal dari langkah yang lebih kokoh. Bersama iman yang teguh, ilmu yang terus bertumbuh, dan kolaborasi yang semakin erat, SMA Taruna Muhammadiyah Gunungpring siap menapaki perjalanan berikutnya. Dari satu windu yang penuh makna, sekolah ini terus melangkah, mengabdi, memuliakan, dan menghadirkan manfaat bagi umat, bangsa, serta Persyarikatan Muhammadiyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *